#1Hari1Ayat Hari ke-1 (QS. Al-Baqarah : 217)

2014 ,January ,1


يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ ۖ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ ۖ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَكُفْرٌ بِهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِ مِنْهُ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ ۗ وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا ۚ وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ


"Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: "Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (QS. Al-Baqarah: 217)

Selalu membiarkan Allah memilih apa yang harus kubaca dengan membuka Al-Qur'an secara acak. 
Dan kali ini, terbuka di Al-Baqarah ayat 217. 
"Fitnah lebih kejam dari pembunuhan." 
Bukan hal baru pepatah ini kita dengar dari mulut orang banyak. Tapi apa semua tau, kalau kata bijak itu berasal dari kalam Ilahi? 
"… And they will continue to fight you until they turn you back from your religion if they are able …"
Orang-orang sekarang lebih senang mempercayai apa yang ada dan apa yang media bentuk atas suatu image atau peristiwa. Objektif yang mereka buat, adalah apa yang masyarakat percayai. 
Pelan tapi pasti, mereka meracuni pelan-pelan. 
Karena terkadang, mencari tau, membaca, mendengar dari dua sisi jauh lebih merepotkan dari sekedar mempercayai apa yang ada.
Say, "Fighting therein is great [sin], but averting [people] from the way of Allah and disbelief in Him and [preventing access to] al-Masjid al-Haram and the expulsion of its people therefrom are greater [evil] in the sight of Allah . And fitnah is greater than killing." 
Tapi Allah tampaknya ingin menekankan lagi apa yang pernah IA kalamkan 600 tahun yang silam, melalui nabi terakhirnya, Rasulullah SAW, kepada saya. 
Bahwa berpikiran positif dan berprasangka baik, JAUH LEBIH MULIA dibanding hanya menebak-nebak dan ikut menyebarkan objektivitas tanpa batas. Entah itu baik, atau malah sebaliknya. 
Hanya Allah yang mengetahui urusan hamba-hamba-Nya.
Hanya Allah Yang Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati makhluk-makhluk-Nya.

(Sebagai pengingat diri untuk instropeksi saat mulai bersu'udzon kepada saudara sendiri. Jujur, saya sendiri belum tau apa maksud dari Bapak @ahmadgozali yang memasang tarif 'penitipan doa' di depan Kabbah dengan transfer sedekah.


postingan ini di tulis dalam rangka memenuhi resolusi tahun 2014 saya.
Selalu memposting blog setiap harinya.
Dan satu bulan ini, project-nya adalah #1Hari1Ayat 




"…And whoever of you reverts from his religion [to disbelief] and dies while he is a disbeliever - for those, their deeds have become worthless in this world and the Hereafter, and those are the companions of the Fire, they will abide therein eternally."

Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.