#30HariMenulisSuratCinta - Penghujung Bulan Pengawal Harapan

Kepada kamu, kerincingan logam dalam dompetku.

Sejak masuk ke dalam bulan baru, aku jadi punya kebiasaan baru: mengumpulkan segala uang receh yang kutemukan dimana saja, selagi itu di rumah.
Karena dulu, biasanya, entah itu 100, 200, ataupun 500, kadang selalu terabaikan.
Sekarang, aku bahkan punya 'rumah' untuk kalian bertemu dan membuat suara-suara gemerincing nyaring. Menandakan masih ada banyak tempat untuk diisi teman kalian yang lain.

Sekarang, penghujung bulan Januari di awal tahun yang baru, tahun dimana, aku sebagai pemilik kalian ini, masih juga belum memiliki pekerjaan, belum juga lulus dari studi profesinya, belum juga menamatkan membaca tumpukan buku dan jurnal yang sudah kutekadkan tertelan sejak 4 bulan silam.

Ah. Merasa buruk sendiri akhirnya.
Apakah kalian pernah menyalahkan 'William Shakespeare' yang membuat pribahasa menyudutkan ini?
"Coins always make sound but currency notes are always silent, so when ever your value increases keep yourself calm and silent.” ― William Shakespeare.
Jelas sekali menyudutkan.

Tapi biarlah. 
Toh walau sedikit dan sekecil apapun nilai yang ada pada diri kalian, masih ada senyum anak-anak kecil yang tertawa begitu menggenggam kalian untuk dibawa jajan. Masih ada ucap syukur alhamdulillah dari tengadah tangan yang datang meminta sumbangan. Masih ada aku yang juga bersemangat untuk mengumpulkan kalian.

Dari recehan bisa terjadi sebuah gerakan. Gerakan yang menghimpun empati dan simpati orang banyak. Coin for chance, kalian bisa googling kalau tak percaya.

Jangan rendah diri.


Karena sebenarnya... kalian adalah penyelamatku!


Penuh syukur,

Dina yang sedang menghitung kalian untuk membeli makan.









Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.