Satu Rindu Untuk Kamu

Rindu.  Itu adalah kata kerja yang punya dampak luar biasa pada hati yang merana. Hahaha. Tragisnya. Ia yang merasa, ia pula yang merana.
Makin teriris saat mendengar lagu-lagu mellow milik para pujangga bergitar. Ntah. Bisa sebegitu dahsyatnya efek musikal pada hati yang kering mengerontang karena rindu.

Kangen. Saudara sepupunya rindu. Sama-sama bikin sendu. Sama-sama bikin pengen ketemu. Kangen punya kadar rasa yang lebih rendah ‘toxic’nya dibanding Rindu. Karena kangen, mungkin pada kamu yang baru jadian tapi udah ga ketemu seharian. Atau kangen, yang mungkin pada kamu baru bertemu setelah sekian tahun, tapi hanya berkesempatan bertatap muka 6-9 jam. Intinya, ia sama-sama bikin penasaran. Penasaran tentang apa yang sedang seseorang itu lakukan. Penasaran tentang apa yang sedang seseorang itu kerjakan. Atau penasaran tentang apa yang seseorang itu pikirkan. Dan tentunya tentang siapa yang sedang menemaninya.

Dan kehilangan. Ini rasa yang paling tragis. Paling mengiris. Paling ironis. Sebuah perasaan yang mungkin sedih bila digambarkan. Bagaimana tidak...
Saat rindu dan kangen bisa diungkapkan, disampaikan, diucapkan lewat sebuah media, sebuah cara, bahkan sebuah tatapan, kehilangan nggak akan bisa tertutupi oleh cara apapun, media apapun dan senyum semanis apapun.
Saat kamu sadar, kamu sudah kehilangan seseorang yang dulu pernah kamu rindukan, kamu kangenin, kamu pengen-ketemu’in, baru kesadar kan? Seberapa berharganya dia dalam hidup kamu?

Jadi, intinya....
“Jangan ragu bilang rindu. Jangan gengsi bilang kangen. Karena rasa hangat dan kelegaan yang kamu dapat dari mengungkapkan rasa-rasa itu, bakal menularkan kehangatan yang sama di hati penerimanya.
Jangan ragu bilang itu semua, SEKARANG. Kepada siapapun. Kepada apapun. Ungkapkan, bicarakan, dan pastikan, bahwa rasa (rindu/ kangen) itu memang ada pada kalian, sebelum kalian merasakan itu semua setelah kehilangan.
All we have is NOW.
Let’s enjoy the ‘right now’ because universe can’t promise ‘forever’ at all”


Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.