Manusia: Kedewasaan Yang Tak Bisa Diukur dengan Usia

Manusia mengukir cela dalam ingatan.
Mengabadikan luka dalam kenangan.
Beribu maaf tak bisa menjadi jaminan, bahwa ada masa lalu yang dapat diikhlaskan.

Karena tiap kesalahan sudah tercatat, tiap luka sudah terbuat, Yang Menyaksikan hanya ingin kita bertaubat dan berusaha menjadi baik dari saat ke saat...

Tersebutlah maaf dari hati yang paling dalam, dengan ketulusan yang hanya bisa dibuktikan oleh kematian.

Jikapun masih ada hati-hati yang mendengki karena sakit tak kunjung lekang oleh waktu... Itu sudah diluar kuasamu.

Tetap doakan yang terbaik untuknya.
Semoga kehidupannya di masa kini mampu memberikan ia bahagia hingga tak perlu mendendam membabi buta pada perkara lalu.

Karena dalam pikirannya, kita telah menjadi terdakwa utama sebagai perusak ketenangan hidupnya.

Mungkin ia lupa, tak akan ada penjual jika tak ada pembeli. Tak ada asap jika tak ada api. Tak kan pernah ada tepukan jika hanya sebelah tangan sendiri.

Jika kekhilafan diri membuat seseorang murka, cukup diam dan akuilah. Akan tercatat kesungguhan oleh pena para malaikat di sana.

Tak perlu menjelaskan apapun kepada mereka yang membencimu, karena sudah tertutup telinga, mata dan hati oleh kebenciannya sendiri. Bersyukurlah karena Tuhan tidak membuka aib diri ini lebih dari itu.

Cukuplah masa lalu yang penuh noda, jangan pikiranmu juga.

Pun berterimakasihlah atas rasa benci yang kau terima, setidaknya itu dapat membuatmu menyadari sebuah fakta, bahwa hanya
makhlukNya yang membenci, sementara Sang Penciptanya masih dapat kau rayu lagi.

Mohon maaf atas segala khilaf.
Terima kasih atas segala benci.

Palembang, 9 Mei 2016
03:15 am



"Siapa kita yang berhak men-judge? Sementara para malaikat yang terjamin surga pun hanya sanggup mencatat." - @celoteholic




Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.