#30HariMenulisSuratCinta - INDAH


Selama kita hidup, sepanjang usia kita, pasti ada beberapa nama yang entah bagaimana caranya, selalu ada di hidup setiap orang. Katakanlah nama-nama itu adalah: PUTRI, ICHA, ADI, ANDI dan masih banyak lagi, termasuk yang selalu ada, wanita bernama INDAH.

Di dalam hidup saya… nyaris 20 tahun lamanya saya mengenal wanita ini, bernama Indah, berparas indah pun tutur kata dan perilakunya, Mengenalnya di umur 6 tahun. Saat masih lucu-lucunya dan polos-polosnya kami bermain dan bercengkrama. Kami dengan cepat menjadi akrab, karena selain pintar, Indah selalu mau menemani kalau diajak jajan atau pipis di toilet sekolah yang menyeramkan :))

Apakah dalam 20 tahun itu, kami selalu setiap hari bertemu? Tidak.
Apakah dalam 20 tahun itu, kami selalu saling menyapa entah melalui messenger apapun? Tidak.
Apakah dalam 20 tahun itu, kami pernah lupa untuk saling menyempatkan diri bertemu? Juga tidak.

Waktu yang menjadi saksi bagaimana pipi-pipi bundar kami bertumbuh membentuk rahang yang tegas, tulang pipi yang kokoh ataupun mata yang tak lagi sipit jika tertawa.
20 tahun bukan waktu yang sebentar jika kalian bertanya kepada kami, apa itu persahabatan jika saling terpisah ruang dan jarak? Tak selalu ada untuk menyapa, tak selalu sedia untuk mendengar cerita.

Masing-masing kami tau porsi. Sudah belajar banyak untuk berdiri di atas kaki sendiri atau mengisi kekosongan ruang bicara dengan seseorang yang lain, yang lebih dekat jangkauannya, tanpa perlu menggeser posisinya dari do'a.

20 tahun bukan waktu yang sebentar untuk melupakan bagaimana kami-kecil yang tak tahu harus berbuat apa saat ayahnya pergi tak kembali. Bukan waktu yang singkat untuk menghalau kenangan akan pertengkaran yang tak pernah bisa lama. Bukan waktu yang mudah untuk mempengaruhinya berhijab, seperti kami, 12 tahun yang lalu. Dari kami ber-empat, hanya Indah yang belum berhijab di umurnya yang ke-26.

20 tahun yang terlewat menjadi saksi bagaimana rentetan cinta monyet dan curhat baper anak SD, anak SMP, anak SMA, anak kuliahan berevolusi dengan sendirinya. Sampai tiba waktunya pinangan sang pangeran pujaan hati.

Indah memulai startnya duluan.
Ia menikah di tanggal ini, 7 Februari 2016.
Tanggal yang IA TANYAKAN KEPADA KAMI kapan sebaiknya ia menentukan hari pernikahan hanya dengan alasan: "Aku gak mau kalian gak datang."

Dan kami hanya menjerit-jerit senang dengan perwakilan emoticon di grup whatsapp. Terharu, ingin memeluk tapi tak sampai, cukuplah doa yang membelai.



Dina - Indah - Kabeh - Mesha

Indah menikah di hari ini. Ia cantik sekali.

Adalah sesuatu yang tak bisa dituangkan dalam kata-kata saat melihat teman masa kecilmu berada di depan penghulu dengan calon suaminya menunggu ijab terkata sah di depan para saksi dan penyerahan amanah dari pundak keluarga kepada sang suami terqabulkan.

Semua memori, kenangan, bayangan, dan gambaran saat kami keci dulu, berlarian di lapangan, lalu saling berebutan mainan, atau mengusili kepangan rambut Indah yang selalu panjang… bercampur aduk menjadi satu dengan tangis bahagia saat ia memeluk kami dan berpamitan memohon doanya, doa untuk memulai hidup baru yang mungkin tak bisa lagi kami ketahui nantinya.

Indah sudah sah menjadi seorang istri.

Selamat menempuh hidup baru, sahabat. Semoga langgeng sampe kiamat :))


Dan para sahabat ini, hanya bisa mendoakan dari hati.

Semoga pernikahanmu berkah, sakinah, mawaddah dan warahmah. Semoga masih ada reuni-reuni kecil yang kita buat-buat sendiri nantinya. Semoga buah hatimu akan jadi keponakan yang bisa kami hujani dengan peluk dan cium. Dan ada banyak semoga yang selalu kami aamiinkan di hadapan Tuhan.

Termasuk, agar rambutmu tertutup hijab.

Selamat menempuh hidup baru, sahabatku.

Terima kasih sudah melibatkan kami dalam hari bahagiamu.


Penuh Cinta,



Dina dari bangku baris ketiga lajur kedua, kelas I E SD Kartka II-5 Bandar Lampung.

===========

PS: Indah akhirnya berhijab tepat setelah hari pernikahannya. Alhamdulillah.
Semoga ini jadi kado terindah di ultah-mu yang ke-27, Cinta








Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.