Aku memilih... kamu.



Allah punya rencana. 
Dan kita harus percaya.

Kita bebas memilih, mau menjadi apa kita. 
Dan aku telah memilih untuk menjadi masa depanmu. Apapun resikonya. 

Jadi terimalah.
Baik dan buruknya, kita hadapi bersama. 

Tersenyumlah.
Karena mengeluh tak kan mengubah apa-apa.

Lakukanlah.
Wujudkan mimpi-mimpimu demi kebahagiaan kita.
Walau banyak halangan yang menghadang atau ujian atas kesabaran...

Mulailah...
Walau harus dengan merangkak dan terjatuh...
Walau dengan semangat yang terserak dan tubuh bersimbah peluh...
Pelan-pelan saja. Perlahan namun pasti. 

Dan semuanya akan Tuhan rekam dalam kamera tersempurnaNya. 

Bermimpilah.
Dan bangunlah untuk mewujudkannya.
Mewujudkan segala cita yang membuatmu bahagia... dan aku menjadi sempurna. 

Dan aku menjadi sempurna.
Menjadi sesosok istri dari seorang pria tersempurna di mataku, sesosok pendamping yang tak kan pernah memandang cela di dirimu, yang sepenuh hati kan yakin bahwa dirimu adalah satu-satunya pemimpin di hidupnya...

Menjadi seorang ibu dari anak-anak kita yang pintar dan lucu... Yang senantiasa mendoakan kita dengan bibir mungil mereka yang masih memerah. Dengan rangkaian do'a patah-patah tapi tak pernah sudah.
Dan cintaku menjadi sempurna...
Sempurna...


Penuh doa,


Dina
*pada sepotong magrib yang kuingin ada kamu di depanku sebagai imamnya*







Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.