BERSYUKUR, Na...

Pagi yang tenang... Sebuah kombinasi sempurna dari 2 jam tidur siang (di hari sebelumnya) dan tidur sebelum tengah malam, di malam sebelumnya... Tapi tetap saja ada yang kurang saat malam terlewat tanpa 'menggedor-gedor' pintuNya. Meminta lebih dari sudah dikasih. Bukankah manusia adalah makhluk yang paling tamak. Paling serakah. Dan tidak pernah puas. Apa yang membatasinya untuk tetap dalam batas kemanusiaan hanyalah akal dan nurani...
Tersadar di pagi ini, bahwa saya masih bisa berdiri sehat, tegak, dan tenang adalah hal pertama yang wajib di syukuri. Lalu keberadaan kenangan dalam ingatan yang tentunya masih lengkap, tak akan pernah terlupa untuk menjadi runtutan kesyukuran...

Bahwa Allah masih memberi kesempatan, kedua, ketiga, keempat dan seterusnya untuk memperbaiki apa yang salah, itu nikmat tak terhingga.
Bahwa Allah masih memberi kesempatan untuk melakukan kebaikan demi menutupi keburukan, itu hal yang luar biasa.

Bahwa Allah masih memberi kesempatan untuk memperbaiki taubat, dibanding mencabut kesempatan hidup yang Ia berikan.

Bahwa Allah masih menutupi aib dan busuknya hati dan kelakuan selama ini...
Tiba-tiba hati terasa ngilu, malu untuk terus meminta, memaksa untuk Tuhan kabulkan, sementara Ia tak pernah 'mempercepat' pengeksekusian pembalasan dosa yang saya lakukan...

Allah Maha Baik. Maha Pengasih. Maha Penyayang.



Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah singgah. Tak perlu segan untuk menyanggah atau memberi tanggapan atas pikiran yang tercurah. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau mengganggu pikiran bisa kirim DM ke @celoteholic ya!

Diberdayakan oleh Blogger.